Salurkan Bantuan Bencana, TP PKK Pusat Yakinkan Warga Agam Tak Sendiri
Jangkauan Celigon — Salurkan Bantuan Bencana Dalam upaya meringankan beban warga Kabupaten Agam yang terdampak bencana alam, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako, peralatan rumah tangga, serta bantuan medis kepada warga yang terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Mufidah Jusuf Kalla menyampaikan bahwa TP PKK Pusat hadir sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meringankan penderitaan warga dan memastikan mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. “Kami datang untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian. Warga Agam tidak sendirian, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Indonesia siap mendampingi dalam pemulihan pasca-bencana ini,” ujar Mufidah saat memberikan sambutan di hadapan warga yang terdampak.
Salurkan Bantuan Bencana Bantuan dari TP PKK Pusat untuk Warga Agam
Sembako, seperti beras, mie instan, minyak goreng, dan bahan makanan lainnya, menjadi prioritas utama dalam penyaluran bantuan tersebut.
Tidak hanya kebutuhan fisik, TP PKK Pusat juga memberikan perhatian pada aspek kesehatan mental warga yang terdampak. “Kami juga membawa tim medis dan konselor untuk memberikan dukungan psikologis kepada warga yang mengalami trauma akibat bencana ini,” tambah Mufidah. Beberapa posko kesehatan dibuka untuk memberikan layanan medis kepada warga yang membutuhkan.
Baca Juga: Sempat Hilang Sepekan Mantan CEO Perusahaan Rusia Ditemukan Tewas di Pantai Siprus
Salurkan Bantuan Bencana Bantuan Langsung ke Lokasi Terdampak
Mufidah Jusuf Kalla bersama rombongan, termasuk perwakilan dari TP PKK Provinsi Sumatera Barat, langsung mendatangi lokasi-lokasi terdampak bencana di beberapa kecamatan di Kabupaten Agam. Di antaranya adalah Kecamatan Tanjung Mutiara dan Kecamatan Ampek Nagari, yang merupakan daerah yang paling parah terkena dampak tanah longsor dan banjir bandang.
Di lokasi tersebut, Mufidah bertemu langsung dengan para korban dan memberikan semangat kepada mereka yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. “Kami tahu ini adalah cobaan berat bagi warga Agam, tetapi kami ingin mengingatkan bahwa setiap bencana pasti ada hikmahnya. Pemerintah hadir, dan kami akan terus mendukung hingga proses pemulihan selesai,” ujar Mufidah dengan tegas.
Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan Lembaga Sosial
Selain TP PKK Pusat, bantuan juga datang dari berbagai pihak, baik dari pemerintah daerah maupun lembaga sosial lainnya. Bupati Agam, Indra Catri, yang turut hadir dalam penyaluran bantuan, menyampaikan terima kasih atas dukungan dari TP PKK Pusat dan masyarakat luas.
Kami akan terus bekerja keras dalam proses pemulihan, dan kami yakin dengan gotong royong, Agam akan bangkit kembali,” ungkap Indra Catri.
Bupati Agam juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat untuk memastikan distribusi bantuan berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Pemberdayaan Keluarga dalam Pemulihan Pasca-Bencana
Salah satu fokus utama TP PKK adalah pemberdayaan keluarga, khususnya ibu-ibu yang menjadi pilar utama dalam keluarga. Dalam situasi pasca-bencana, peran ibu dalam pemulihan sangat krusial, baik dalam menjaga kesehatan keluarga maupun dalam membangkitkan semangat dan harapan di tengah kondisi sulit.
“TP PKK juga mengajak ibu-ibu di sini untuk aktif dalam program-program pemberdayaan, seperti pelatihan keterampilan atau usaha kecil. Kami ingin memastikan bahwa keluarga-keluarga yang terdampak bencana ini bisa segera bangkit, tidak hanya dalam hal kebutuhan pangan, tetapi juga dalam membangun kembali ekonomi mereka,






