Pratama Arhan Jadi Sorotan Nasional, Bangkok United Puncaki Liga Champions Asia 2 Kalahkan Persib di Klasemen
Jangkuan Celigon — Pratama Arhan kembali menjadi perbincangan hangat di dalam negeri. Bek kiri andalan Timnas Indonesia itu tampil konsisten bersama Bangkok United, klub asal Thailand yang kini sukses memuncaki klasemen Liga Champions Asia 2 (AFC CL2), mengungguli wakil Indonesia seperti Persib Bandung.
Performa impresif Arhan tak hanya membawa harum namanya, tetapi juga memicu perdebatan di Tanah Air soal peran pemain Indonesia di luar negeri serta kesiapan klub-klub lokal bersaing di level Asia.
Bangkok United Kokoh di Puncak, Persib Masih Mengejar
Dalam babak penyisihan grup Liga Champions Asia 2, Bangkok United menunjukkan dominasi yang mengejutkan. Dengan koleksi poin sempurna dari tiga laga awal, mereka mengungguli tim-tim kuat seperti Persib Bandung, Johor Darul Ta’zim, dan South Melbourne.
Persib sendiri saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara grup yang sama, setelah hasil imbang dan satu kekalahan dari laga tandang mereka.
Bangkok United bermain dengan disiplin dan kecepatan. Arhan sangat cocok dengan sistem pelatih mereka,” ujar analis sepak bola Asia Tenggara, Thanapol Sukchai.
Baca Juga: Martin Luther: Biarawan yang Mengubah Wajah Kekristenan
Pratama Arhan Bersinar di Luar Negeri, Dilirik Klub Jepang Kembali?
Pratama Arhan tidak hanya bermain solid di sektor bek kiri, tetapi juga kerap menjadi inisiator serangan dengan lemparan ke dalam khasnya yang mematikan. Dalam laga terakhir, Arhan bahkan mencatatkan satu assist dan membuat lini belakang lawan kewalahan.
Kiprahnya yang konsisten membuat publik Indonesia kembali menyorot keputusan kariernya. Banyak yang membandingkan perkembangan Arhan yang bermain di luar negeri dengan pemain lokal yang belum tentu mendapat jam terbang sebanyak itu di kompetisi domestik.
Kritik untuk Klub Lokal: “Mengapa Pemain Kita Harus Bersinar di Luar Dulu?”
Bangkok United tampak mampu memaksimalkan potensi Arhan, baik dari sisi teknis maupun taktis. Di sisi lain, beberapa penggemar mempertanyakan apakah klub-klub Liga 1 seperti Persib atau yang lain memberikan kesempatan serupa pada pemain muda lokal.
“Di Bangkok United, Arhan diberi ruang berkembang. Sementara di Liga 1, banyak pemain lokal yang bahkan kalah bersaing dengan pemain asing di posisi yang sama,” tulis seorang warganet dalam forum diskusi sepak bola Indonesia.
Persib Ditantang untuk Bangkit di Laga Berikutnya
Bagi Persib Bandung, posisi ketiga di klasemen grup jelas bukan tempat ideal. Klub kebanggaan Jawa Barat ini harus segera bangkit jika ingin terus melaju ke babak gugur.
Pelatih Persib mengakui konsistensi Bangkok United sejauh ini, namun menegaskan timnya belum menyerah.
Kami respek pada Bangkok United, mereka luar biasa. Tapi kompetisi masih panjang, kami akan balas di pertemuan berikutnya,” kata pelatih Persib dalam konferensi pers.
Penutup: Bukan Sekadar Arhan, Tapi Simbol Harapan
Ia menjadi simbol dari mimpi sepak bola Indonesia — bahwa anak bangsa bisa bersinar di luar negeri dan bersaing di level Asia. Sementara itu, keberhasilan Bangkok United harus jadi tamparan bagi klub-klub lokal agar berbenah, bukan sekadar ikut kompetisi, tetapi tampil kompetitif.






