Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Kota Medan Banjir Akibat Luapan Sungai Babura, Ratusan Warga Terdampak

Shoppe Mall

Kota Medan Banjir Babura Rendam Permukiman di Medan, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Cepat

Jangkauan Celigon – Kota Medan Banjir  Hujan deras yang mengguyur Kota Medan selama beberapa jam pada Sabtu malam menyebabkan Sungai Babura meluap, merendam sejumlah wilayah permukiman padat penduduk. Banjir yang terjadi secara tiba-tiba ini membuat ratusan warga terpaksa mengungsi dan meninggalkan rumah mereka dalam kondisi darurat.

Banjir dilaporkan mencapai ketinggian antara 50 cm hingga 1,5 meter di sejumlah titik, terutama di kawasan Padang Bulan, Sei Sikambing, dan sekitarnya yang berada dekat aliran Sungai Babura.

Shoppe Mall

Kota Medan Banjir Air Datang Tengah Malam

Beberapa warga yang terdampak banjir mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga karena air datang secara mendadak saat tengah malam. Luapan air terjadi hanya dalam waktu kurang dari satu jam setelah hujan mencapai intensitas tertinggi.

Air tiba-tiba naik cepat, cuma dalam setengah jam sudah masuk rumah. Kami langsung angkut anak-anak keluar. Barang-barang kami tinggal,” ujar Sulastri (39), warga Jalan Sei Kera Hulu yang rumahnya terendam hingga dada orang dewasa.

Warga menyebut kondisi ini sebagai salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa lansia dan balita telah dievakuasi ke masjid dan posko darurat yang dibuka oleh warga secara swadaya.Berita Banjir Medan Hari Ini - Kabar Terbaru Terkini | Liputan6.com


Baca Juga: Dapur MBG Kebumen Terapkan Standar Steril Total Masak Pakai Air Galon Ompreng Masuk Oven Pengering

Respons Pemerintah dan BPBD

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan langsung turun ke lokasi banjir dan melakukan pemantauan serta evakuasi di beberapa titik. Petugas menggunakan perahu karet untuk membantu warga yang terjebak di dalam rumah.

Kami sudah menurunkan tim evakuasi dan saat ini fokus pada penyelamatan serta distribusi logistik. Kami imbau warga untuk tetap waspada karena hujan masih berpotensi turun,” ujar Kepala BPBD Kota Medan, M. Husni, Minggu pagi (12/10).

Selain itu, Dinas Sosial bersama relawan PMI juga mendirikan dapur umum dan pos layanan kesehatan darurat di sejumlah titik pengungsian.


Kota Medan Banjir Luapan Sungai dan Drainase yang Buruk

Sungai Babura yang melintasi sebagian besar wilayah Kota Medan diketahui kerap meluap saat curah hujan tinggi, terutama jika terjadi dalam waktu singkat. Buruknya sistem drainase perkotaan dan penyempitan daerah aliran sungai (DAS) disebut sebagai faktor utama yang memperparah kondisi banjir.

Sudah bertahun-tahun kami minta perbaikan drainase dan pengerukan sungai, tapi belum juga tuntas. Tiap hujan deras, ya begini nasib kami,” keluh Iwan, warga Kecamatan Medan Baru.

Menurut data Dinas PUPR Medan, proyek normalisasi Sungai Babura masih dalam tahap pengerjaan di beberapa titik, namun belum mampu mengatasi debit air ekstrem saat curah hujan tinggi.


Ratusan Warga Mengungsi, Sekolah Terganggu

Hingga pagi hari, tercatat lebih dari 300 warga yang mengungsi ke tempat aman. Beberapa sekolah dasar dan menengah di sekitar lokasi banjir juga terdampak dan kemungkinan akan meniadakan kegiatan belajar mengajar sementara waktu.

Di antara yang terdampak adalah SDN 064977 dan SMPN 4 Medan, yang halaman dan ruang kelasnya ikut terendam.


Harapan Warga: Aksi Nyata, Bukan Janji

Banjir yang terus berulang di Medan sudah lama menjadi keluhan warga. Mereka berharap pemerintah kota segera mengambil langkah konkret, bukan sekadar datang saat banjir dan memberikan janji manis.

Kami butuh solusi, bukan kunjungan seremoni. Kalau tidak ada tindakan nyata, Medan akan terus begini setiap musim hujan,” kata Ridwan, tokoh masyarakat di Kelurahan Titi Rantai.


Penutup

Banjir di Kota Medan akibat luapan Sungai Babura bukan hanya tentang genangan air — tetapi juga tentang bagaimana infrastruktur, tata kota, dan kebijakan lingkungan diuji. Ratusan warga terdampak kini membutuhkan perhatian serius, dan kota ini menanti keseriusan semua pihak dalam menangani akar masalahnya.

Shoppe Mall