Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Jakarta Kembali Kondusif Pramono Anung Ajak Warga Jaga Keamanan

Jakarta Kembali Kondusif
Shoppe Mall

Jakarta Kembali Kondusif, Pramono Anung Imbau Warga Tetap Jaga Stabilitas dan Persatuan

Jangkauan Celigon – Jakarta Kembali Kondusif Setelah sempat dilanda ketegangan sosial dan isu politik yang memicu kekhawatiran publik, situasi di Ibu Kota kini kembali tenang dan kondusif. Menanggapi perkembangan ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menahan diri dan menjaga stabilitas. Ia juga mengajak warga untuk terus menjaga keamanan serta memperkuat persatuan, terutama menjelang momen-momen politik yang rawan gesekan.

“Jakarta adalah barometer Indonesia. Jika ibu kota tenang, daerah lain ikut stabil. Maka dari itu, menjaga kedamaian Jakarta bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi juga seluruh warga,” ujar Pramono dalam pernyataan resminya di kompleks Istana Kepresidenan, Senin (28/9).

Shoppe Mall

Situasi Berangsur Pulih, Aktivitas Normal Kembali

Berbagai laporan dari aparat keamanan menunjukkan bahwa aktivitas masyarakat Jakarta kini sudah berjalan normal. Lalu lintas kembali lancar, kegiatan perkantoran, perdagangan, dan layanan publik tidak lagi terganggu seperti beberapa hari sebelumnya.

Pramono menyebutkan bahwa kerja sama antara aparat, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam meredam potensi kericuhan. Ia menekankan pentingnya menjaga ruang digital tetap sehat dan tidak menjadi ladang provokasi.

“Kita menghadapi era informasi yang sangat cepat. Satu narasi bisa memicu reaksi besar. Saya mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi,” tegasnya.

Pramono Anung: Apa Saja Boleh Ditawarkan, Rakyat yang Menilai


Baca Juga: Alasan Menkeu Purbaya Tunda Pungut Pajak Pedagang Online, Kebijakan yang Diterbitkan Sri Mulyani

Ajakan untuk Menjaga Jakarta Sebagai Rumah Bersama

Dalam imbauannya, Pramono Anung juga menekankan bahwa Jakarta adalah rumah bagi seluruh suku, agama, dan latar belakang budaya. Maka, ia mengingatkan agar jangan sampai perbedaan pandangan politik atau sosial memecah belah kesatuan warga.

“Jakarta ini milik kita semua. Jangan sampai persatuan kita rusak hanya karena perbedaan pilihan atau kepentingan jangka pendek,” ujarnya.

Ia juga meminta para elite politik dan tokoh publik untuk memberi contoh dalam menyejukkan suasana, bukan memperkeruh keadaan.


Jakarta Kembali Kondusif Peran Aktif Masyarakat Didorong

Pramono mengajak komunitas warga, RT/RW, hingga pengurus tempat ibadah untuk terlibat aktif dalam menjaga harmoni lingkungan masing-masing. Ia menyebut ketenangan Jakarta bukan hanya dibangun oleh aparat keamanan, tetapi dari kesadaran kolektif masyarakatnya.

“Kita punya tanggung jawab moral untuk menciptakan Jakarta yang aman dan nyaman. Jangan pasif. Warga bisa menjadi garda terdepan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan,” katanya.


Menatap ke Depan: Waspada, Tapi Jangan Panik

Meski situasi sudah stabil, Pramono mengingatkan bahwa kewaspadaan tetap perlu dijaga, terutama menghadapi agenda politik nasional dan internasional yang akan digelar di Jakarta dalam waktu dekat.

“Kondusif bukan berarti abai. Kita harus tetap siaga, tetapi jangan panik. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan semua pihak agar keamanan tetap terjaga,” tutupnya.


Kesimpulan: Jakarta Tenang, Indonesia Damai

Kondisi Jakarta yang kembali kondusif menjadi angin segar bagi seluruh masyarakat. Namun menjaga ketenangan bukan tugas jangka pendek — ia adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan partisipasi aktif semua warga.

Imbauan Pramono Anung menegaskan bahwa ketertiban dan keamanan bukan sekadar soal aparat, tapi urusan bersama seluruh elemen bangsa.

Shoppe Mall