DPP Pencak Silat Musyawarah Besar V PPSBBI: Momentum Kebangkitan, Arah Baru, dan Sinergi Budaya
Jangkauan Celigon – DPP Pencak Silat Bandrong lahir di era Kesultanan Banten, dipelopori oleh tokoh legendaris seperti Ki Sarap dan Ki Ragil, yang mewariskan ilmu bela diri kepada pejabat dan prajurit saat itu Pada 2001, organisasi ini bersatu secara formal lewat Deklarasi Perguruan Pencak Silat Bandrong, yang ditandai dengan pembentukan DPP bersama Ketua Umum Drs KH Mansyur Muhidin
Kini, Musyawarah Besar V yang digelar menjadi kelanjutan dari upaya pelestarian budaya sekaligus refleksi arah organisasi untuk lima tahun ke depan.
Multi-Perspektif Musyawarah Besar
| Perspektif | Fokus Narasi |
|---|---|
| Kaderisasi & Modernisasi | Forum besar ini berpeluang meneruskan kaderisasi generasi muda agar silat Bandrong tidak hanya simbol, tetapi juga daya gerak modern. |
| Organisasi & Strategi Baru | Momen penting pembaruan struktur DPP—memformalkan sinergi lintas daerah (DPW/DPD/DPD) dan menyiapkan strategi pemberdayaan, seperti koperasi dan muatan lokal |
| Ekspansi Nasional & Internasional | Struktur Bandrong kini menjangkau 16 provinsi hingga luar negeri, membuktikan penerimaan luas dan potensi diplomasi budaya global |
Aksi Nyata: Dari Festival hingga Film
Musyawarah bukan sekadar diskusi internal, melainkan pintu terbuka untuk aksi kongkret. Di antaranya:
Festival Bandrong di Serang (2019) menarik ribuan pendekar dalam kolosal hujan tetap semangat, sekaligus pelantikan pengurus DPP dan pelestarian budaya
Bandrong Kota Cilegon merambah film dokumenter “THE BANDRONG” pada Milad ke-IV, sekaligus menyasar generasi muda melalui muatan lokal sekolah
Baca Juga: KAI Buka Lowongan untuk Lulusan SLTA hingga S1, Pendaftaran Dibuka 30 Agustus-1 September 2025
DPP Pencak Silat Peran Baru Bandrong dalam Masyarakat
Simbol Budaya & Ketahanan Sosial
Bandrong bukan hanya kesenian bela diri tetapi juga simbol identitas Banten—dengan semangat melaju ke depan tanpa meninggalkan akar.
Pemberdayaan Melalui Sinergi
Kopi koperasi, pelatihan kader, hingga pengembangan ekonomi kreatif memperkuat model organisasi yang berbasis masyarakat modern.
Dialog Lintas Daerah & Kebangsaan
Dari Banten ke Lampung; dari Pulomerak hingga kota lain, sinergi menguat. Bahkan, Gubernur Lampung berharap Bandrong terlibat menjaga ketertiban dan menekan peredaran narkoba melalui seni budaya
Kesimpulan: Musyawarah Besar V — Lebih dari Sekadar Forum
Musyawarah Besar V PPSBBI mencerminkan semangat transformasi—menghidupkan kembali akar Bandrong, mentransformasi diri demi relevansi zaman, sekaligus meneruskan tradisi kebanggaan dan silat sebagai ruang alternatif pemberdayaan budaya.
