Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

BEM UI Demo di Patung Kuda, Soroti Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Shoppe Mall

BEM UI Demo Gelar Aksi di Patung Kuda, Evaluasi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Jangkauan Celigon — BEM UI Demo Menjelang genap satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) turun ke jalan. Dalam aksi yang digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, para mahasiswa menyuarakan sejumlah kritik dan evaluasi terhadap kinerja pemerintahan yang baru berjalan beberapa bulan usai dilantik.

Soroti Janji Kampanye dan Isu Prioritas

Massa aksi membawa berbagai spanduk bertuliskan kritik terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai belum berpihak pada kepentingan rakyat. Dalam orasinya, Presiden BEM UI menyampaikan bahwa mahasiswa hadir bukan untuk menggulingkan kekuasaan, tetapi untuk memastikan janji kampanye tidak tinggal kata-kata.

Shoppe Mall

“Sudah hampir satu tahun, kami belum melihat langkah konkret yang menyejahterakan rakyat kecil secara luas. Janji-janji seperti makan siang gratis atau reformasi sektor pendidikan belum terasa dampaknya,” ujarnya di tengah kerumunan massa.BEM UI Demo di Patung Kuda, Soroti Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Baca Juga: Wanita Jadi Korban Modus Tap In di Jaklinko, Kartu Rp 182.000 Ditukar Rp 4.000

Lima Catatan Kritis BEM UI

Dalam aksi tersebut, BEM UI menyampaikan lima poin utama evaluasi terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran:

Ketimpangan Ekonomi Masih Lebar
Kenaikan harga kebutuhan pokok dinilai belum tertangani dengan baik, dan program bantuan sosial dianggap belum merata.

Pendidikan Semakin Komersial
Mahasiswa menyoroti mahalnya biaya kuliah dan kurangnya transparansi dalam kebijakan pendidikan tinggi.

Pemberantasan Korupsi Melemah
BEM UI mengkritisi lemahnya komitmen pemerintah terhadap penguatan KPK dan reformasi birokrasi.

Lingkungan Diabaikan
Proyek strategis nasional yang mengejar pertumbuhan ekonomi disebut mengorbankan lingkungan dan wilayah adat.

Minimnya Partisipasi Publik
Mahasiswa menilai kebijakan publik cenderung dibentuk secara elitis tanpa dialog berarti dengan masyarakat.

Aksi Damai, Tapi Tegas

Aksi berjalan damai dengan pengamanan dari aparat kepolisian. Mahasiswa duduk bersila, berorasi, dan membacakan puisi yang menyindir realita sosial dan politik tanah air. Beberapa poster bertuliskan “Janji Bukan Sekadar Gimmick” dan “Pemerintah Harus Ditegur, Bukan Disanjung” terlihat dibentangkan.

Meski demikian, mereka menegaskan bahwa aksi ini bukan untuk menolak hasil pemilu, melainkan bentuk kewaspadaan terhadap jalannya kekuasaan.

Harapan Mahasiswa

BEM UI berharap aksi ini dapat membuka ruang refleksi, baik bagi pemerintah maupun masyarakat luas. “Kami ingin pemimpin yang tidak alergi dikritik. Demokrasi butuh kontrol, dan mahasiswa punya kewajiban moral untuk itu,” kata salah satu orator.

BEM UI juga menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap kebijakan pemerintah, dan siap berdialog jika pemerintah membuka ruang aspirasi.


Kesimpulan

Aksi BEM UI di Patung Kuda menjadi simbol bahwa peran kritis mahasiswa masih hidup. Di tengah era digital dan politik yang makin kompleks, suara dari kampus tetap hadir untuk menagih janji dan memastikan arah pembangunan tetap berpihak pada rakyat banyak.

Shoppe Mall