LBH Samarinda Terima 39 Aduan Terkait Beasiswa GratisPol: Dana Telat hingga Pembatalan Sepihak
Jangkauan Celigon – LBH Samarinda Terima Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Samarinda mencatat adanya lonjakan pengaduan terkait masalah beasiswa yang dikelola oleh Program Beasiswa GratisPol. Hingga awal Februari 2026, LBH Samarinda telah menerima 39 aduan dari mahasiswa yang mengeluhkan keterlambatan pencairan dana, hingga pembatalan sepihak yang dilakukan oleh penyelenggara beasiswa. Isu ini semakin memuncak setelah beberapa pihak merasa dirugikan, karena janji-janji yang sebelumnya disampaikan oleh penyelenggara beasiswa tidak terealisasi sesuai dengan harapan.
Beasiswa GratisPol, yang dikenal sebagai salah satu program beasiswa unggulan yang ditujukan untuk meringankan biaya pendidikan bagi mahasiswa di wilayah Kalimantan Timur, awalnya mendapat sambutan positif. Namun, belakangan ini, sejumlah penerima manfaat mengaku kecewa dengan proses administrasi yang tidak transparan dan tidak jelas.
Dana Beasiswa Terlambat Cair, Mahasiswa Mengeluh
Salah satu pengaduan yang paling sering diterima LBH Samarinda terkait dengan keterlambatan pencairan dana beasiswa. Mahasiswa penerima Beasiswa GratisPol mengaku bahwa dana yang seharusnya diterima tepat waktu untuk mendukung kegiatan perkuliahan, ternyata tidak cair sesuai jadwal yang dijanjikan. Bahkan, beberapa mahasiswa menyatakan bahwa mereka telah mengalami penundaan hingga beberapa bulan.
“Beasiswa ini dijanjikan untuk membantu biaya kuliah saya, tapi dana beasiswa malah telat cair. Saya sudah hampir setengah tahun menunggu dan masih belum ada kejelasan. Itu sangat mengganggu, karena saya harus mencari pinjaman untuk bisa tetap kuliah,” kata Nurul, seorang mahasiswa Universitas Mulawarman yang mengajukan aduan ke LBH Samarinda.
Berdasarkan pengaduan yang masuk, banyak mahasiswa yang merasa kesulitan karena ketidakpastian ini. Mereka tidak hanya harus menunggu pencairan dana beasiswa, tetapi juga menghadapi kendala finansial yang semakin berat karena keterlambatan tersebut.
Baca Juga: Prabowo Bakal Launching Program ASRI untuk Penanganan Sampah Nasionalv
Pembatalan Sepihak dan Tidak Ada Komunikasi Jelas
Selain masalah keterlambatan dana, beberapa mahasiswa juga mengeluhkan pembatalan beasiswa secara sepihak tanpa adanya pemberitahuan atau penjelasan yang memadai dari pihak penyelenggara. Salah satu pengadu, Rudi, mengungkapkan bahwa setelah dinyatakan lolos dalam seleksi awal, dia mendapati bahwa status beasiswanya dibatalkan tanpa pemberitahuan resmi.
“Saya sudah mengumpulkan semua dokumen yang diminta dan mendapatkan pemberitahuan bahwa saya diterima. Namun, tiba-tiba ada pemberitahuan singkat via email yang mengatakan beasiswa saya dibatalkan tanpa alasan yang jelas. Tidak ada komunikasi lebih lanjut dari pihak penyelenggara,” jelas Rudi, yang berharap LBH Samarinda dapat membantu menyelesaikan masalah ini.
Pihak yang mengelola Beasiswa GratisPol memang belum memberikan penjelasan resmi terkait pembatalan tersebut. Namun, beberapa mahasiswa yang mengalami hal serupa mulai merasakan adanya ketidakjelasan dalam proses seleksi dan pengumuman penerima beasiswa.
LBH Samarinda Minta Pemerintah Intervensi
“Beasiswa GratisPol yang dimaksudkan untuk membantu mahasiswa justru menjadi sumber masalah bagi mereka yang mengandalkan dana tersebut untuk kelangsungan pendidikan.
Menurut LBH Samarinda, permasalahan yang dihadapi oleh para mahasiswa ini melanggar prinsip transparansi dan keadilan dalam pelaksanaan program beasiswa.
Penyelenggara Beasiswa Berjanji Menyelesaikan Masalah
Di tengah polemik ini, penyelenggara Beasiswa GratisPol melalui pihak terkait berusaha memberikan penjelasan. Dalam sebuah pernyataan resmi, mereka mengakui adanya beberapa kendala teknis dalam pencairan dana dan meminta maaf atas keterlambatan yang terjadi. Pihak penyelenggara juga berjanji akan segera menindaklanjuti keluhan yang masuk dan menyelesaikan masalah yang ada.
“Kami mengakui ada beberapa masalah administratif yang menyebabkan keterlambatan dalam pencairan dana beasiswa.
LBH Samarinda Terima Dampak Psikologis dan Akademis bagi Mahasiswa
“Saya jadi stres, karena beasiswa ini sangat penting untuk kelanjutan studi saya. Dengan pembatalan sepihak ini, saya bingung harus bagaimana.






