Banjir Mulai Melanda Tiga Kabupaten di Kalteng, BMKG Ingatkan Puncak Musim Hujan Akhir Tahun
Jangkauan Celigon – Banjir Mulai Melanda Hujan deras yang mengguyur wilayah Kalimantan Tengah mulai berdampak nyata. Tiga kabupaten dilaporkan mengalami banjir sejak beberapa hari terakhir, sementara BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada akhir tahun.
Tiga Kabupaten Terdampak Banjir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat banjir telah melanda wilayah Musim Hujan Akhir Tahun
Ketinggian air bervariasi, mulai dari beberapa puluh sentimeter hingga lebih dari satu meter di titik-titik tertentu. Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke posko darurat yang disediakan pemerintah daerah.
Baca Juga: Taekwondo Indonesia Sabet 3 Emas di China Open 2025 Modal Penting Jelang SEA Games
BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan Akhir Tahun
BMKG Kalimantan Tengah menyatakan, curah hujan diperkirakan meningkat hingga akhir Desember. Wilayah hulu sungai di Kalteng menjadi perhatian khusus karena potensi banjir lebih besar akibat aliran air yang terkonsentrasi.
“Masyarakat harus tetap waspada, terutama di daerah rawan banjir dan longsor. Persiapan darurat perlu dilakukan sejak sekarang,” imbau Kepala BMKG Kalteng.
Upaya Pemerintah dan Relawan
Pemerintah daerah telah mengerahkan tim tanggap darurat untuk membantu warga terdampak. Posko pengungsian didirikan, dapur umum disiapkan, dan logistik mulai didistribusikan ke titik-titik terdampak. Relawan lokal juga ikut membantu evakuasi serta pemantauan kondisi sungai dan aliran air.
Banjir Mulai Melanda Masyarakat Diimbau Siaga
Warga diminta untuk:
memantau informasi cuaca dari BMKG secara rutin,
mengamankan barang-barang penting dan dokumen,
menyiapkan jalur evakuasi alternatif Musim Hujan Akhir Tahun
dan menghindari aktivitas di bantaran sungai saat hujan deras.
BMKG juga mengingatkan pentingnya koordinasi dengan perangkat desa dan aparatur lokal agar respons cepat bisa dilakukan saat kondisi memburuk.
Harapan untuk Penanganan Cepat
Dengan persiapan matang dan kewaspadaan tinggi, diharapkan dampak banjir bisa diminimalkan. Pemerintah daerah menekankan pentingnya sinergi antara warga, relawan, dan aparat untuk menghadapi puncak musim hujan akhir tahun ini.






