Temuan Struktur Batu Kuno Diduga Peninggalan Abad ke-14 Ditemukan di Bondowoso, Tim Arkeolog Turun Tangan Teliti Situs
Jangkauan Celigon — Temuan Struktur Batu Kuno Sebuah temuan mengejutkan mengemuka dari kawasan pegunungan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, ketika warga desa melaporkan adanya struktur batu kuno yang tersusun rapi dan terkubur sebagian di lereng perbukitan. Temuan ini langsung menarik perhatian Balai Arkeologi Yogyakarta, yang mengirim tim ahli untuk melakukan penelitian awal di lokasi.
Struktur tersebut diduga kuat merupakan bagian dari situs peninggalan abad ke-14, yang kemungkinan besar berkaitan dengan peradaban Hindu-Buddha akhir atau masa transisi menuju era Islam awal di wilayah Jawa Timur bagian timur.
Penemuan oleh Warga Saat Membuka Lahan
Struktur batu itu pertama kali ditemukan oleh seorang petani bernama Mbah Suraji, warga Desa Klabang, saat membuka lahan untuk kebun. Ia menemukan barisan batu yang tersusun memanjang dan sebagian berbentuk mirip undakan.
Awalnya saya kira cuma batu biasa, tapi kok tersusun rapi. Setelah saya gali, ternyata makin banyak. Ada yang bentuknya persegi besar dan ada pola ukiran,” ujar Mbah Suraji, yang kemudian melaporkan temuannya ke aparat desa.
Aparat desa lalu menghubungi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bondowoso, yang langsung meneruskan informasi itu ke tim ahli dari Balai Arkeologi (Balar).
Baca Juga: Dony Oskaria Ditunjuk Jadi Plt Menteri BUMN, Istana Ungkap Alasannya
Dugaan Struktur Bangunan Keagamaan
Setelah dilakukan pengamatan awal, tim peneliti menduga bahwa struktur batu tersebut adalah bagian dari pondasi bangunan suci atau candi kecil, yang tertutup tanah akibat aktivitas vulkanik dan pelapukan selama ratusan tahun.
Ada indikasi kuat bahwa ini bagian dari struktur keagamaan, mengingat letak geografisnya berada di daerah tinggi yang kerap dijadikan tempat pemujaan atau pertapaan,” kata Dr. Yuni Pranata, arkeolog dari Balar Yogyakarta.
Jejak Sejarah yang Belum Banyak Terungkap
Bondowoso biasanya dikaitkan dengan situs megalitikum seperti Batu Kenong dan Dolmen. Temuan ini mengisyaratkan adanya kesinambungan budaya dari masa prasejarah ke masa klasik,” ujar M. Rizky Ramadhan, peneliti sejarah budaya Universitas Jember.
Temuan Struktur Batu Kuno Penelitian dan Perlindungan Situs Dimulai
Saat ini, lokasi penemuan telah diberi garis pembatas dan dijaga oleh aparat desa bersama warga setempat. Penelitian lanjutan dijadwalkan akan dilakukan selama 14 hari ke depan, termasuk eksplorasi lanjutan dengan metode ekskavasi terbatas.
Temuan Struktur Batu Kuno Potensi Wisata Sejarah Baru?
Jika hasil penelitian menguatkan bahwa struktur batu ini adalah bagian dari bangunan abad ke-14, maka tidak menutup kemungkinan situs tersebut akan dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi baru di Bondowoso.
Ini bisa jadi daya tarik budaya yang luar biasa. Bondowoso bukan cuma kopi dan Ijen, tapi juga warisan sejarah yang kaya,” kata Wakil Bupati Bondowoso, Iwan Ardiansyah.
Penutup: Warisan Masa Lalu yang Terkuak Perlahan
Penemuan struktur batu kuno di Bondowoso ini menjadi pengingat bahwa tanah Jawa masih menyimpan banyak rahasia masa lalu yang belum sepenuhnya terungkap.






