Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Suara Merdu Qari’ah Muda Pecah di Pembukaan MTQ ke-3 Blukbuk

Suara Merdu Qari'ah Muda Pecah di Pembukaan MTQ ke-3 Blukbuk

Shoppe Mall

Semangat Al-Qur’an Menyala di Blukbuk: MTQ ke-3 Desa Resmi Dibuka oleh Bupati Tangerang

Jangkauan Cilegon– Suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an kembali menggema di pelosok Desa Blukbuk, menandai dimulainya sebuah hajat besar bagi masyarakat. Dengan khidmat dan penuh suka cita, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-3 tingkat Desa Blukbuk, Kecamatan Kronjo, secara resmi dibuka pada Minggu, 24 Agustus 2025. Acara yang berlangsung penuh khidmat ini semakin istimewa dengan kehadiran langsung Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang menyempatkan hadir di tengah kesibukan rutinitas pemerintahan.

Kehadiran sang Bupati bukan sekadar formalitas. Ia hadir sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya masyarakat dalam melestarikan warisan agama dan budaya yang paling berharga: Al-Qur’an. Kedatangannya disambut antusias oleh seluruh elemen masyarakat, mulai dari para ulama, tokoh adat, peserta musabaqah, hingga warga biasa yang ingin menyaksikan langsung momen bersejarah ini.

Shoppe Mall

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Membumikan Al-Qur’an

Dalam sambutan pembukaannya yang penuh semangat, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh panitia dan masyarakat Desa Blukbuk yang dengan tekun menjaga tradisi keagamaan ini tetap hidup.

Suara Merdu Qari'ah Muda Pecah di Pembukaan MTQ ke-3 Blukbuk
Suara Merdu Qari’ah Muda Pecah di Pembukaan MTQ ke-3 Blukbuk

Baca Juga: Suasana Kunjungan Kerja, Ketua PSSI Erick Thohir Tinjau Kesiap-siagaan Stadion Kebanggaan Banten

Alhamdulillah, saya bisa hadir di tengah masyarakat Desa Blukbuk yang penuh keramahan. Kegembiraan saya tak terkira dapat bertemu langsung dengan para tokoh, ulama, dan warga di sini. Di tengah-tengah kesibukan yang padat, tekad untuk hadir di MTQ Blukbuk ini kuat karena saya meyakini, kegiatan MTQ bukan sekadar lomba. Ini adalah ikhtiar kolektif kita untuk memperkuat pondasi keimanan dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap denyut nadi kehidupan masyarakat,” ujar Bupati dengan penuh keyakinan.

Pernyataan Bupati ini menggarisbawahi komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan spiritualitas warganya.

Dari Blukbuk untuk Tangerang: Merajut Prestasi dari Tingkat Desa

Bupati Maesyal Rasyid juga menegaskan betapa vitalnya penyelenggaraan MTQ di tingkat desa. Ia mengungkapkan sebuah prestasi gemilang yang telah ditorehkan Kabupaten Tangerang di kancah yang lebih luas.

“Tidak banyak yang tahu, bahwa selama empat tahun berturut-turut, Kabupaten Tangerang berhasil mempertahankan gelar Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Banten,” ungkapnya dengan nada bangga. Prestasi ini, menurutnya, tidak lahir dari ruang hampa. “Pencapaian itu berawal dari sini, dari desa-desa seperti Blukbuk. Setiap peserta yang berlomba hari ini adalah calon-calon penerus yang akan membawa nama baik Kabupaten Tangerang di masa depan. MTQ tingkat desa adalah modal awal, fondasi, dan nursery bagi bibit-bibit unggul tilawatil Qur’an kita.”

Pernyataan ini mendapatkan applaus meriah dari hadirin, menyadarkan semua bahwa semangat kompetisi yang sehat dan penuh ukhuwah di tingkat akar rumput inilah yang menjadi kunci kesuksesan di tingkat yang lebih tinggi.

MTQ sebagai Perekat Kebersamaan dan Toleransi

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Bupati Maesyal Rasyid menilai MTQ memiliki peran multidimensi. Ia adalah sarana untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memperkokoh kerukunan antarwarga.

“Kabupaten Tangerang adalah tanah yang mayoritas penduduknya muslim, tetapi kita tetap menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan saling menghormati antarumat beragama. Kegiatan seperti MTQ mengajarkan kita tentang kelembutan hati, adab, dan penghormatan kepada sesama. Kebersamaan inilah yang pada akhirnya akan menjaga harmoni sosial kita dan menjadi motor penggerak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tegasnya.

Apresiasi untuk Konsistensi LPTQ Blukbuk dan Kronjo

Bupati juga menyampaikan penghargaannya yang setinggi-tingginya kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Desa Blukbuk dan Kecamatan Kronjo yang telah konsisten dan bersemangat menyelenggarakan event bergengsi ini hingga tahun ketiga.

Ini sudah MTQ yang ketiga di Desa Blukbuk. Konsistensi ini sangat layak diapresiasi. Semoga api semangat ini tidak pernah padam dan terus berkobar, tidak hanya untuk tahun keempat atau kelima, tetapi untuk seterusnya. Melalui event inilah, kita berdoa dan berusaha bersama untuk melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya pandai melantunkan, tetapi juga mengamalkan isinya, generasi yang membanggakan bagi orang tua, desa, dan bangsa,” pungkas Bupati menutup sambutannya.

Acara pembukaan yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh kunci, termasuk Ketua MUI Kecamatan Kronjo, KH. Muhammad Sayyidil Halimi, Camat Kronjo, para ulama, serta tokoh masyarakat setempat. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan sangat terasa, mengubah arena MTQ menjadi ruang besar yang tidak hanya mempertemukan para qari dan qari’ah terbaik, tetapi juga menyatukan hati seluruh masyarakat Desa Blukbuk dalam naungan rahmat dan syi’ar Al-Qur’an.

Dengan dibukanya secara resmi MTQ ke-3 ini, perlombaan yang mencakup cabang Tilawah, Tartil, Fahmil Qur’an, dan cabang-cabang lainnya pun segera dimulai. Semangat untuk menjadi yang terbaik diimbangi dengan niat untuk beribadah dan silaturahmi, menjadikan MTQ Desa Blukbuk sebagai event yang dinantikan dan penuh berkah bagi semua.

Shoppe Mall