1.26 Siswa Pandeglang Dilepas Ikuti Sekolah Rakyat di Tangsel”
Jangkauan Celigon 26 Siswa Pandeglang dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Pandeglang resmi lolos dan akan mengikuti Program Sekolah Rakyat (SR) Menengah Atas yang digelar di BLKI Tangerang Selatan. Program ini digagas oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan terbuka bagi siswa dari kategori desil 1 dan 2 dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
Sebelum diberangkatkan, mereka telah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Puskesmas Panimbang, meliputi skrining TB, talasemia, gizi, hingga kesehatan mata, gigi, dan mental
Pembangunan gedung yang akan digunakan di Tangsel sedang dalam tahap renovasi, sehingga kegiatan belajar diperkirakan dimulai akhir Juli atau awal Agustus Sementara itu, operasional penuh SRMA Tangsel direncanakan mulai 15 Agustus 2025
2. Highlight cLuas — “Tangsel Siap Tampung 150 Siswa, Termasuk 26 dari Pandeglang”
Sekolah Rakyat 33 Tangsel dirancang untuk menampung 150 siswa dari seluruh wilayah Banten: 26 dari Pandeglang, 19 dari Serang, 33 dari Kabupaten Tangerang, 20 dari Cilegon, 19 dari Kota Tangerang, dan 19 dari Tangsel sendiri
Program SR ini menjadi bentuk afirmasi pemerintah pusat dalam memberikan akses pendidikan gratis bagi siswa rentan ekonomi. Fasilitas lengkap seperti asrama, seragam, komputer, hingga tempat tidur disiapkan secara gratis.
Baca Juga: Resmi Dilantik Jadi Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo Siap Kerja All Out
3. Sudut Progres dan Tantangan — “Renovasi Tertunda, Operasional Srma Ditunda ke Agustus”
Sekolah Rakyat Tangsel sempat dijadwalkan mulai pada 30 Juli 2025, tetapi harus ditunda karena gedung BLKI belum selesai direnovasi. Pihak Dinas Sosial Provinsi Banten menyebut operasional baru akan dimulai setelah renovasi rampung, diperkirakan pada awal Agustus
4. Artikel Fitur Inspiratif — “Langkah Meretas Ketidaksetaraan: Dari Panimbang ke Tangsel”
Program ini menjadi secercah harapan bagi siswa dari keluarga prasejahtera di Pandeglang. Usai seleksi ketat oleh pendamping PKH, 26 siswa lolos menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai persiapan awal
Ringkasan Berbagai Perspektif
| Perspektif | Sorotan Utama |
|---|---|
| Berita Formal | Fakta keberangkatan 26 siswa, cek kesehatan, dan jadwal sekolah |
| Program Skala Provinsi | Total 150 siswa dari Banten, fasilitas asrama lengkap, akses pendidikan gratis |
| Progres & Penundaan | Renovasi tertunda, operasional baru awal Agustus |
| Fitur Inspiratif | Pendidikan sebagai solusi sosial, cita-cita masa depan bagi siswa prasejahtera |
Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh
Sebelum diberangkatkan ke Tangsel, seluruh siswa menjalani skrining kesehatan yang mencakup pemeriksaan penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC), talasemia, kesehatan gigi, mata, serta status gizi dan kondisi kesehatan mental. Hal ini dilakukan untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat saat memulai pendidikan dan tinggal di asrama.
“Pemeriksaan ini penting karena mereka akan tinggal di lingkungan asrama selama tiga tahun. Kita ingin memastikan mereka sehat jasmani dan mental,” ujar salah satu petugas kesehatan Puskesmas Panimbang.
26 Siswa Pandeglang Program Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis dengan Asrama
Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) adalah bagian dari revolusi sosial bidang pendidikan yang digagas Kemensos RI. Program ini menyediakan pendidikan gratis, termasuk fasilitas tempat tinggal (asrama), makan, perlengkapan sekolah, hingga akses keterampilan berbasis vokasi. Gedung yang digunakan merupakan fasilitas milik BLKI yang tengah direnovasi agar siap digunakan untuk proses belajar mengajar.
SRMA Tangsel sendiri akan menampung 150 siswa dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Selain dari Pandeglang, peserta berasal dari Serang, Lebak, Kota Tangerang, Kota Cilegon, dan Tangerang Selatan.
Dilepas Penuh Haru dan Harapan
Prosesi pelepasan berlangsung sederhana namun penuh haru. Para orang tua dan pendamping sosial turut menyaksikan anak-anak mereka berangkat untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.
“Kami bangga dan terharu. Anak-anak dari desa bisa punya kesempatan sekolah gratis seperti ini. Semoga mereka bisa belajar dengan baik dan jadi orang sukses,” ujar salah satu orang tua siswa.
Mulai Sekolah Akhir Agustus
Sesuai informasi dari Dinas Sosial Provinsi Banten, proses belajar di SRMA Tangsel akan dimulai pada 15 Agustus 2025, setelah proses renovasi gedung selesai. Para siswa akan lebih dulu mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dan penyesuaian kehidupan asrama.


